Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) tetap berupaya mempertahankan proyeksi kinerja tahun 2026. Berbekal pencapaian apik di paruh pertama lalu, perusahaan mengincar pertumbuhan pendapatan 5%-10% dibandingkan tahun sebelumnya.
Direktur Garuda Metalindo Anthony Wijaya menyampaikan perusahaan masih mempertahankan target pertumbuhan 5%–10% untuk pendapatan dan laba bersih sekitar 12%.
“Untuk ekspor, Perseroan menargetkan pertumbuhan 10%–12% YoY, dengan kontribusi sekitar 8%–10% dari total pendapatan,” ungkap Anthony, kepada Kontan.co.id, pada Kamis (3/9/2026) lalu.
Baca Juga: Transaksi Makin Digital, Ini Strategi Pemerintah Dongkrak Bisnis UMKM
Sepanjang semester I-2026, Garuda Metalindo tercatat membukukan pendapatan sebesar Rp 879,06 miliar. Angka ini meningkat 8,27% dibandingkan Rp 811,84 miliar pada semester I-2025.
Laba neto yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga bertumbuh dari semula Rp 61,03 miliar, menjadi Rp 68,03 miliar.
Menurut Anthony, pencapaian paruh pertama berada dalam jalur yang positif bahkan sedikit di atas ekspektasi awal. Raihan tersebut salah satunya didukung oleh perbaikan aktivitas otomotif nasional, dengan produksi 2026 yang diperkirakan lebih tinggi dibandingkan 2025.
Kondisi ini turut mendukung permintaan komponen BOLT, terutama dari pelanggan OEM. Namun, pertumbuhan juga tidak hanya bergantung pada otomotif, sebab perusahaan terus melakukan diversifikasi ke sektor lain, termasuk general industry dan heavy equipment.
Memasuki semester kedua, BOLT menatap prospek bisnis tetap positif. Beberapa yang katalis positif di antaranya aktivitas produksi dan permintaan pelanggan yang diproyeksikan meningkat.
Baca Juga: Tutup Blank Spot, Industri Telekomunikasi Buka Akses & Dampak Ekonomi Sampai Pelosok
Secara historis, produksi kendaraan cenderung meningkat pada semester II, yang diharapkan turut mendorong permintaan komponen. Hal ini didukung oleh realisasi produksi BOLT yang juga beberapa kali berada di atas forecast internal.
Di samping itu, pertumbuhan ekspor juga menjadi indikator positif. “Dengan data Gaikindo menunjukkan ekspor komponen pada 7M26 meningkat 44,8% YoY, mencerminkan potensi pasar ekspor yang semakin besar dan dapat mendukung pertumbuhan Perseroan ke depan,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














