kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS876.000 -1,35%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Gelar RUPS, Anabatic Technology (ATIC) ingin jadi pengendali utama CTI


Kamis, 12 Desember 2019 / 22:31 WIB
Gelar RUPS, Anabatic Technology (ATIC) ingin jadi pengendali utama CTI
ILUSTRASI. PT Anabatic Technologies Tbk meminta persetujuan untuk private placement dalam RUPS

Reporter: Amalia Fitri | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penyedia jasa teknologi informasi, PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) meminta persetujuan untuk penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement, Kamis (12/12).

Menilik dari keterbukaan informasi BEI, perusahaan ini akan menerbitkan 148,75 juta saham, setara dengan 7,93% dari jumlah modal yang ditempatkan.

Baca Juga: Anabatic Technologies (ATIC) menargetkan pertumbuhan dua kali lipat di Filipina

Presiden Direktur ATIC, Harry Surjanto Hambali menjabarkan, aksi korporasi ini dilakukan untuk mengapit kepemilikan lebih besar pada PT Computrade Technology International (CTI), sehingga pihaknya menjadi pengendali langsung CTI.

"Setelah penambahan dana, kepemilikan ATIC pada Computrade Technology akan naik menjadi 99,9997% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Computrade Technology," ujarnya kepada Kontan, Kamis (12/12).

Lebih lanjut, besaran saham untuk private placement yang dibutuhkan adalah 47.249 (empat puluh tujuh ribu dua ratus empat puluh sembilan) saham dan akan dilakukan melalui mekanisme inbreng.

Baca Juga: Anabatic Technologies (ATIC) Yakin Bisa Raih Pendapatan Rp 6,1 Triliun

Namun demikian, Harry tidak merinci kapan tepatnya private placement dilakukan. Pihaknya hanya berkata, akan berpegang pada aturan Pencatatan Efek Nomor I-A tentang Ketentuan Umum Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas di Bursa.

Dalam ketentuan yang ada, ATIC akan menjalani pelaksanaan sekurang-kurangnya 90% dari rata-rata harga penutupan saham perseroan selama kurun waktu 25 Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum tanggal permohonan Pencatatan Saham Tambahan hasil penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Apabila pada saat permohonan hasil perhitungan berdasarkan Peraturan Bursa I-A tersebut kurang dari Rp900,-, maka harga pelaksanaan akan ditetapkan sebesar Rp900,-, namun jika perhitungan sebagaimana dimaksud lebih dari Rp900,- maka harga penetapan harga pelaksanaan akan dilakukan dengan menyesuaikan hasil perhitungan tersebut.

Baca Juga: Anabatic Technologies (ATIC) optimistis bisa capai target penjualan Rp 6,1 triliun

"Dengan asumsi harga pelaksanaan tidak kurang dari Rp900,- per saham sesuai dengan perjanjian antara Perseroan dengan pemegang saham CTI, maka total nilai private placement melalui mekanisme penyetoran modal selain uang dalam bentuk saham CTI (Inbreng) adalah sebesar Rp133,87 miliar," lanjutnya.

Alasan Anabatic memutuskan untuk meningkatkan kepemilikan di Computrade Technology karena kegiatan usaha penyedia solusi dan infrastruktur teknologi informasi tersebut, memiliki peranan penting terhadap pengembangan usaha dan pertumbuhan bisnis Anabatic secara keseluruhan.

Adapun beberapa produk dan solusi teknologi informasi yang ditawarkan oleh Computrade Technology adalah high-end IT infrastructure, training & lab facility, hardware testing, data/software migration services, cloud platform, operating system dan virtualization, hardware platform: server & storage system.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×