kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Genjot Pendapatan Hingga Akhir Tahun 2023, Ini Strategi Ramayana Lestari (RALS)


Sabtu, 16 September 2023 / 07:22 WIB
Genjot Pendapatan Hingga Akhir Tahun 2023, Ini Strategi Ramayana Lestari (RALS)
Sejumlah pengunjung memilih pakaian yang dijual di Mal Ramayana, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2020). Genjot Pendapatan Hingga Akhir Tahun 2023, Ini Strategi Ramayana Lestari (RALS).


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

Dari sisi kinerja bisnis, tahun ini RALS menargetkan pendapatan dan laba yang realistis, yakni minimal sama dengan apa yang telah capai RALS di tahun lalu.

Pasalnya, sampai dengan semester pertama tahun 2023, Ramayana hanya mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1,66 triliun atau turun 10,3% dari penjualan di periode yang sama tahun lalu.

Jane bilang, pencapaian penjualan paruh pertama tahun 2023 itu lebih rendah dibandingkan target pertumbuhan penjualan yang ditetapkan RALS sebesar 10%.

Baca Juga: Pemasok minta peritel patuhi trading terms

"Utamanya disebabkan oleh penjualan periode Lebaran yang tidak mencapai target, ini imbas periode libur Lebaran yang lebih awal dan masih lemahnya daya beli masyarakat segmen menengah ke bawah dan bawah," kata Jane.

Jika melihat laporan keuangan RALS di akhir 2022 lalu, total pendapatan RALS tahun 2022 lalu mencapai Rp 2,99 triliun atau naik 15,5% dibandingkan tahun 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×