kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.805.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.272   -36,00   -0,21%
  • IDX 7.142   -236,43   -3,20%
  • KOMPAS100 969   -35,56   -3,54%
  • LQ45 692   -24,05   -3,36%
  • ISSI 259   -8,34   -3,12%
  • IDX30 383   -10,68   -2,72%
  • IDXHIDIV20 472   -11,03   -2,28%
  • IDX80 108   -3,83   -3,41%
  • IDXV30 137   -2,95   -2,11%
  • IDXQ30 123   -3,13   -2,49%

GICC Dorong UMKM ASEAN Akselerasi Transisi Ekonomi Hijau


Jumat, 24 April 2026 / 12:56 WIB
GICC Dorong UMKM ASEAN Akselerasi Transisi Ekonomi Hijau
ILUSTRASI. GICC Dorong UMKM ASEAN Akselerasi Transisi Ekonomi Hijau (Dok/Green Innovation Cooperation Center (GCIC))


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Green Innovation Cooperation Center menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan dan pembiayaan berkelanjutan bagi UMKM, koperasi, dan startup di kawasan ASEAN.

“Untuk membangun ekosistem ekonomi hijau yang berkelanjutan, kolaborasi lintas sektor sangat penting, dengan UMKM dan koperasi sebagai pilar utama ekonomi ASEAN,” ujar Direktur GICC dalam seminar multinasional dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Seminar yang mengusung tema penguatan ekonomi hijau ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, akademisi, industri, hingga organisasi internasional. 

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi GICC bersama ASEAN-ROK Financial Cooperation Centre, BINUS University, serta didukung Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM RI.

Baca Juga: Kemendag: Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Tembus US$ 23,6 Juta pada Kuartal I-2026

Dalam forum tersebut, isu utama yang dibahas mencakup pemanfaatan teknologi energi terbarukan untuk UMKM, penguatan akses pembiayaan hijau, hingga integrasi inovasi digital dalam transformasi bisnis berkelanjutan.

Analis Dekarbonisasi Bisnis University of Oxford, Andi Darell Alhakim, menyoroti tantangan implementasi di lapangan. “Bagi banyak UMKM, tantangan terbesar bukanlah kurangnya solusi, tetapi mengetahui dari mana harus memulai. Pada kenyataannya, langkah-langkah kecil dan praktis sudah dapat memberikan dampak yang berarti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala ASEAN-ROK Financial Cooperation Centre, Lee Young Jick, menekankan pentingnya integrasi lintas aspek. 

Baca Juga: Nilai Transaksi Program UMKM Bisa Ekspor Capai US$ 134,87 Juta di Sepanjang 2025

"Memperkuat keterkaitan antara teknologi, keuangan, dan kebijakan akan menjadi kunci untuk mempercepat keberhasilan transisi hijau di kawasan ASEAN,” katanya.

Seminar ini juga mengangkat berbagai topik strategis lain seperti peran universitas dalam inovasi UMKM, penerapan kecerdasan buatan (AI), hingga strategi dekarbonisasi sektor usaha kecil.

Melalui forum ini, GICC menargetkan terciptanya kemitraan strategis antara sektor publik dan swasta guna mempercepat adopsi ekonomi hijau di kawasan. 

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lintas negara sekaligus memperkuat daya saing UMKM ASEAN di tengah transisi menuju ekonomi berkelanjutan.

Baca Juga: Solusi Logistik On-Demand Dinilai Bisa Perluas Pasar UMKM Daerah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×