Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) telah menambah 63 tenant baru per Agustus 2018 ini. Dari 63 tenant baru itu, 38 di antaranya merupakan menara baru (new site), sementara 25 sisanya adalah kolokasi.
Soal tarif tenancy tersebut, tampaknya GHON tidak berencana menaikkan tarif. Hal tersebut karena perusahaan tidak melihat ada indikasi dari operator seluler, sebagai tenant utama perusahaan, tidak menaikkan tarifnya.
"Karena operator tidak menaikkan tarif, kita juga tidak," kata Direktur Utama GHON Rudolf P Nainggolan kepada Kontan.co.id pada Jum'at (31/8).
Kontribusi pendapatan GHON dari penambahan menara di tahun ini lebih banyak berasal dari luar Jawa. “Dari Sumatera dan Sulawesi,” ungkap Rudolf
Mengutip materi paparan publik perusahaan pada 28 Agustus 2018, sepanjang semester I, perusahaan telah menambah 20 menara baru di Sulawesi. Ekspansi di Sulawesi itu baru dilakukan perusahaan di tahun ini.
Di Sumatera, penambahan menara GHON sebanyak 9 dari sebelumnya 150 menara per Desember 2017 menjadi 159 menara per Juni 2018. Demikian pula di Jawa, terdapat penambahan 9 menara baru dari sebelumnya 327 menara per Desember 2017 menjadi 336 menara per Juni 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













