kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

GMF targetkan pendapatan tumbuh 9% di 2017


Selasa, 25 Juli 2017 / 14:08 WIB
GMF targetkan pendapatan tumbuh 9% di 2017


Reporter: Tantyo Prasetya | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Anak perusahaan PT Garuda Indonesia di bidang perawatan pesawat, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) menargetkan pendapatan di tahun ini tumbuh 9% dibanding tahun lalu menjadi US$ 424 juta. 

GMF sebagai perusahaan yang memberikan fasilitas perbaikan dan perawatan pesawat dengan skala internasional mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan dari tahun ke tahun. Dari 2014 GMF mencatatkan pendapatan US$ 264 juta, kemudian US$ 306 juta di 2015, dan US$ 389 di 2016. 

Iwan Joeniarto, Direktur Utama GMF Aero Asia optimistis perusahaannya mampu terus mencatatkan pertumbuhan hingga 5 tahun ke depan. "Targetnya pendapatan mencapai US$ 424 juta di akhir tahun 2017," terang Iwan di Jakarta, Selasa (25/7). 

Namun, perseroan ini masih memiliki tugas besar. Hingga semester I 2017, perseroan ini baru membukukan pendapatan sebesar US$ 200,2 juta. Artinya perseroan ini masih harus mengejar pendapatan sekitar US$ 224 juta di semester II ini.  "Memang biasanya pasar aviasi ramai di semester II ini," tambah Iwan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×