kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.546.000   -13.000   -0,51%
  • USD/IDR 18.130   -36,00   -0,20%
  • IDX 5.111   12,69   0,25%
  • KOMPAS100 659   2,74   0,42%
  • LQ45 520   4,57   0,89%
  • ISSI 171   -0,31   -0,18%
  • IDX30 292   2,92   1,01%
  • IDXHIDIV20 393   4,60   1,18%
  • IDX80 76   0,37   0,49%
  • IDXV30 109   1,16   1,08%
  • IDXQ30 99   0,93   0,95%

GoJek hadirkan layanan dan fitur baru khusus


Rabu, 11 Maret 2020 / 18:21 WIB
Dari kiri: Co-Director Hollaback! Jakarta Anindya Restuviani, Deputi Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indra Gunawan, SVP Transport Marketing Gojek Monita Moerdani, dalam acara peluncuran inisiatif Perempuan


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Gojek tak hanya memastikan keamanan pengguna terutama perempuan melalui teknologi di dalam aplikasi Gojek saja, tetapi juga melakukan serangkaian upaya di luar aplikasi, melalui pilar proteksi dan edukasi. Dua inisiatif utama sebagai perwujudan komitmen ini ditandai oleh peluncuran Zona Aman Bersama Gojek dan pelatihan active bystander untuk para mitra GoRide dan GoCar hari ini.

Zona Aman Bersama Gojek merupakan ruang ramah perempuan yang akan memanfaatkan ratusan shelter atau titik jemput Gojek yang ada di berbagai lokasi di Indonesia. Keunggulannya adalah lokasinya yang strategis, dekat keramaian dan berada di titik transportasi publik. 

Baca Juga: Patuhi aturan, Grab Indonesia bakal turuti skema tarif baru di Jabotabek

Tidak hanya itu, Gojek juga akan menghadirkan Zona Aman Bersama Gojek yang lebih lengkap dengan penerangan yang memadai, kursi tunggu, dan materi edukasi publik untuk mensosialisasikan ruang publik aman bagi perempuan.

“Banyak insiden terkait keamanan yang terjadi pada perempuan di ruang publik karena kurangnya ruang publik yang ramah perempuan dan kesadaran publik akan kekerasan seksual. Kami tentu terus berinvestasi untuk meningkatkan rasa aman dengan menjadikan shelter kami sebagai ruang ramah perempuan serta menjadikan mitra driver kami sebagai active bystander untuk menciptakan budaya aman di ruang publik,” Jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (11/3).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×