kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Golden Land Malaysia bidik perkebunan Indonesia


Senin, 24 November 2014 / 14:11 WIB
Pada Semester II-2023, Dana Asing Berpotensi Masuk Deras ke Pasar Keuangan Domestik


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Sanny Cicilia

SABAH. Golden Land Berhad, perusahaan perkebunan yang tercatat di bursa efek Malaysia, berniat mengakuisisi PT Setara Kilau Mas Adicita (SKMA). Lewat anak usahanya, Shinny Yield Holdings Limited, Golden Land menyepakati conditional shares sale and purchase atau perjanjian jual beli saham bersyarat atas 95% saham SKMA pada 17 November 2014.

Demi memboyong saham mayoritas SKMT, Golden Land telah menyiapkan dana sebesar Rp 24,43 miliar kepada Wisma Sinulinggair dan Jeffrey Lachmandas Mahtani, sebagai pihak penjual. Transaksi ini akan efektif setelah terpenuhinya sejumlah syarat dalam perjanjian, seperti terbitnya izin dari sejumlah lembaga, diantaranya Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Kementerian Hukum dan HAM.

Sebagai gambaran, SKMA merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit pemilik lahan seluas 2.835 hektare (ha) di Sandar, Kutai Timur.

Dalam situs resmi Golden Land disebutkan, saat ini perusahaan yang bermarkas di Sabah, Malaysia tersebut memiliki lahan garapan seluas 9.400 ha. Golden Land juga memiliki pabrik pengolahan crude palm oil (CPO) di Labuk Sugut, Sabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×