Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grab Indonesia mencatat pertumbuhan siginifikan di sejumlah layanan aplikasinya sepanjang periode Lebaran 2025
Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho mengatakan, di GrabMart, pembelian bahan masakan seperti daging, makanan beku, dan bumbu meningkat hingga 58% seiring meningkatnya kebutuhan memasak di rumah.
Permintaan layanan GrabExpress juga naik hingga 40%, didorong oleh tradisi pengiriman hampers dan paket selama Ramadan.
“Di sisi lain, jumlah pengguna yang bertransaksi menggunakan Grab Dine Out mengalami kenaikan sebesar 51%, seiring aktivitas berbuka puasa di luar rumah,” kata Roy dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).
Sementara itu, lanjut Roy, pemesanan makanan lewat GrabFood juga tumbuh dengan peningkatan GMV sebesar 11%, dengan menu seperti kolak, gorengan, takjil, dan pisang ijo menjadi pencarian populer.
Baca Juga: IDPRO: Indonesia Berpeluang Jadi Magnet Investasi Data Center ASEAN
Dari sisi mobilitas, aktivitas masyarakat juga kata Roy mengalami peningkatan.
Roy memaparkan, GrabCar mencatat kenaikan jumlah perjalanan hingga 32% selama periode Lebaran 2025, didorong oleh aktivitas silaturahmi, kunjungan keluarga, hingga mudik.
“Pola konsumsi lintas layanan ini menunjukkan bahwa Ramadan menjadi momentum penting tidak hanya bagi sektor makanan dan minuman, tetapi juga bagi brand di berbagai industri untuk hadir di momen konsumsi yang berbeda sepanjang hari,” ucap Roy.
Melihat peluang tersebut, lanjut Roy, Grab lewat GrabAds menghadirkan ekosistem full-funnel marketing yang terintegrasi di dalam maupun luar aplikasi Grab, memungkinkan brand dan marketer menjangkau pengguna Grab di sepanjang perjalanan konsumen, mulai dari tahap membangun kesadaran (awareness) hingga konversi dan loyalitas.
Beragam format iklan seperti Branded Vehicle Icon untuk meningkatkan visibilitas, In-Feed dan In-Transit Ads untuk mendorong pertimbangan, hingga Search dan Listings untuk konversi langsung, memungkinkan pesan brand hadir secara kontekstual di berbagai aktivitas harian konsumen dalam ekosistem Grab.
Pendekatan berbasis data ini kata Roy terbukti memberikan dampak bisnis yang nyata.
Selama Ramadan 2025, merchant dan partner dari berbagai industri yang menggunakan GrabAds berhasil meningkatkan GMV hingga rata-rata 22%.
“Salah satu brand minuman kopi bahkan berhasil meningkatkan jumlah pesanan hingga 40% dibandingkan periode reguler dengan memanfaatkan Feed Card di aplikasi Grab, OOH dari GrabAds, dan Social Media Ads,” sebut Roy.
Ramadan kata Roy menghadirkan pola konsumsi yang semakin beragam. Konsumen berpindah dari satu kebutuhan ke kebutuhan lain di waktu yang berbeda sepanjang hari.
Dus, brand yang mampu memahami pola ini dan hadir di momen yang tepat menurut Grab Indonesia akan memiliki peluang lebih besar untuk membangun relevansi dan mendorong aksi konsumen.
Dengan insight ini, GrabAds mendorong brand dan merchant untuk mulai merencanakan kampanye Ramadan lebih awal, memanfaatkan pemahaman terhadap perilaku konsumen dan ekosistem Grab yang terintegrasi guna memaksimalkan peluang pertumbuhan bisnis selama periode Ramadan.
Baca Juga: Hutama Karya Catat 2,4 Juta Kendaraan Melintasi Jalan Tol Trans Sumatra saat Nataru
Selanjutnya: Grafik Harga Emas 24 Karat Antam Terbaru (6 Januari 2026), Naik atau Turun?
Menarik Dibaca: Hujan Pagi Lanjut Sore Hari, Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok (7/1) di Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












