kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

IDPRO: Indonesia Berpeluang Jadi Magnet Investasi Data Center ASEAN


Selasa, 06 Januari 2026 / 17:49 WIB
IDPRO: Indonesia Berpeluang Jadi Magnet Investasi Data Center ASEAN
ILUSTRASI. Pada era ini, berbagai sektor industri hampir tak bisa lepas dari teknologi cloud. (EBCO/dok)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Asosiasi Penyelenggara Data Center Indonesia (IDPRO) menilai Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi utama investasi data center global di kawasan ASEAN.

Peluang tersebut ditopang oleh besarnya pasar domestik serta pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional.

Ketua Umum IDPRO Hendra Kusuma mengatakan, kebutuhan layanan digital di Indonesia terus meningkat seiring dengan meluasnya penetrasi internet.

Saat ini, lebih dari 78% penduduk Indonesia telah memiliki akses internet dari total populasi yang mencapai lebih dari 275 juta jiwa.

Baca Juga: Hutama Karya Catat 2,4 Juta Kendaraan Melintasi Jalan Tol Trans Sumatra saat Nataru

“Dengan populasi besar dan pertumbuhan pengguna internet yang pesat, Indonesia menjadi alternatif strategis bagi investor global,” ujar Hendra kepada Kontan.co.id, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, peluang Indonesia semakin terbuka di tengah keterbatasan pengembangan data center di negara tetangga, khususnya Singapura, yang saat ini menghadapi keterbatasan lahan serta moratorium pembangunan data center baru.

Hendra menambahkan, pasar domestik yang besar dan terus tumbuh mendorong permintaan layanan cloud, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), serta berbagai layanan digital lainnya.

Selain itu, struktur demografi Indonesia yang lebih dari 60% penduduknya berusia di bawah 50 tahun menjadi faktor pendukung tingginya adopsi teknologi digital.

Dari sisi kebijakan, stabilitas ekonomi dan arah regulasi pemerintah turut memperkuat daya tarik Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Peraturan Presiden tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), rencana penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta white paper National AI Roadmap yang telah diterbitkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Baca Juga: Elnusa Petrofin Jalankan 1.010 Program CSR Sepanjang 2025

“Kesiapan lahan, harga energi yang relatif kompetitif, serta potensi energi hijau juga menjadi nilai tambah Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, IDPRO mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi agar Indonesia semakin kompetitif di mata investor global.

Salah satunya adalah keterbatasan pasokan energi terbarukan, mengingat bauran energi nasional masih didominasi oleh batu bara dan belum sepenuhnya dapat diakses langsung oleh pelaku industri data center.

“Manuver yang saat ini dilakukan anggota IDPRO adalah dengan membeli Renewable Energy Certificate (REC),” kata Hendra.

Tantangan lainnya mencakup keterbatasan infrastruktur jaringan berkapasitas tinggi di luar wilayah Jabodetabek, serta proses perizinan dan tata ruang yang belum seragam di berbagai daerah.

Baca Juga: Motis KAI Angkut 5.334 Motor, Naik 286% di Libur Natal 2025‑2026

Selain itu, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) digital yang terampil di bidang operasional dan manajemen data center juga masih menjadi isu krusial.

“IDPRO terus berupaya meningkatkan pool of talent melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia,” tandasnya.

Selanjutnya: Prabowo Klaim Program MBG Berhasil 99.99 Persen

Menarik Dibaca: Hujan Pagi Lanjut Sore Hari, Cek Prakiraan BMKG Cuaca Besok (7/1) di Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×