kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   0,00   0,00%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Harga batubara sedang panas, emiten tambang berminat akuisisi tambang baru?


Senin, 12 Juli 2021 / 21:19 WIB
Harga batubara sedang panas, emiten tambang berminat akuisisi tambang baru?
ILUSTRASI. Beberapa emiten tambang tak berencana mengakuisisi tambang baru meski harga batubara sedang naik.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Khomarul Hidayat

Dileep berujar, sebagian besar anggaran belanja modal atawa capital expenditure (capex) perusahaan untuk bisnis tambang batubara pada tahun ini dialokasikan untuk keperluan perawatan alias maintenance.Adapun total dana capex yang BUMI alokasikan untuk bisnis tambang batubara pada tahun ini berkisar US$ 60 juta.

Meski tidak memiliki rencana akuisisi tambang, BUMI optimistis prospek bisnis tambang batubara di sepanjang tahun ini bakal positif. Dileep bilang, faktor tantangan pasokan/produksi batubara (global) akibat kendala cuaca dan pandemi Covid-19 serta permintaan batubara yang tinggi berpotensi terus membuat harga batubara tinggi.

Makanya, BUMI optimistis bisa mencatatkan pertumbuhan pendapatan secara signifikan pada tahun ini. Dileep tidak merinci berapa proyeksi pertumbuhan yang dimaksud. Yang terang, BUMI masih berpatokan rencana produksi dan penjualan dengan volume berkisar 85 juta ton - 89 juta ton batubara pada tahun ini.

“Angka volume penjualan batubara di tahun 2020 sekitar 81 juta ton,” kata Dileep.

Selanjutnya: Harga batubara masih membara, analis rekomendasikan saham-saham emiten tambang ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×