kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Harga BBG ditentukan setelah kenaikan harga BBM


Senin, 26 Maret 2012 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Petugas NTMC Korlantas Polri mengamati pergerakan arus lalu lintas pada layar seusai acara peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional Tahap 1 di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021). Tribunnews/Jeprima


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Edy Can


JAKARTA. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo mengatakan, kenaikan harga bahan bakar gas (BBG) akan ditentukan pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pemerintah tidak akan menaikkan harga BBG bila harga BBM subsidi masih sebesar Rp 4.500 per liter.

Widjajono memastikan harga BBG nantinya tidak akan lebih mahal dari BBM subsidi. "Kalau harga BBG mahal dari BBM, konversi ke gas tidak akan berhasil," katanya, Senin (26/3).

Saat ini, harga BBG dibanderol sebesar Rp 3.100 per liter setara premium. Kalangan pengusaha menilai harga ini sudah tidak ekonomis lagi. Pertamina sudah mengusulkan kenaikan harga BBG sebesar Rp 4.100 per liter setara premium.

Widjajono yakin kenaikan harga BBM bisa mendorong pengusaha menanamkan modalnya untuk membangun infrastruktur BBG. Namun untuk pengembangan awal, dia mengatakan, pemerintah akan menanggung penambahan infrastruktur.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi Evita Legowo menambahkan, pihaknya saat ini masih membahas besaran harga yang pas untuk BBG. Menurutnya, Peraturan Presiden untuk menjamin terlaksananya program konversi BBM ke BBG sedang dibahas. “Perpres hampir selesai,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×