kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

PGN sulit pasok gas untuk konversi BBM ke BBG


Rabu, 01 Februari 2012 / 11:16 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi bunga deposito. KONTAN/Muradi


Reporter: Petrus Dabu | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Perusahaan Gas Negara Tbk khawatir tak bisa memenuhi kebutuhan gas untuk kebijakan konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG). Hal tersebut dikarenakan pasokan gas milik PGN sudah habis tersedot untuk kebutuhan PLN dan juga industri.

"Kalau kami harus alokasikan gas untuk BBG, pasokan untuk pelanggan mana yang harus kami potong? apakah pasokan gas ke PLN lagi atau pasokan gas ke industri,” kata Hendi Prio Santoso, Direktur Utama PGN dalam rapat dengar pendapat di Komisi VII DPR, Selasa, (31/1)

Menurut Hendi, saat ini pihaknya kesulitan memenuhi kebutuhan gas untuk PLN dan industri karena terbatasnya sumber gas di sektor hulu. “Seperti diketahui sendiri, dalam dua tahun terakhir kami disalahkan, banyak diprotes, banyak kena marah karena pasokan kepada pelanggan kurang,” terang Hendi.

Hendi bilang, jika pasokan gas dari hulu bisa mengalir lebih banyak ke PGN, maka pihaknya akan siap mengalirkan gas untuk kebutuhan program konversi ke BBG. "Kami harapkan program konversi BBG itu bersumber dari pasokan gas baru dari hulu,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×