kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45736,73   34,31   4.88%
  • EMAS931.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Harga elektronik di Mall Ambasador masih stabil


Minggu, 08 Juli 2018 / 22:26 WIB
Harga elektronik di Mall Ambasador masih stabil
ILUSTRASI. Mall Ambassador

Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melemahnya nilai tukar rupiah atas dollar Amerika Serikat (AS) berpengaruh pada berbagai sektor. Tak terkecuali industri elektronik dalam negeri. 

Akan tetapi beberapa penjual barang elektronik di Mall Ambasador, Kuningan, Jakarta ini mengaku harga barang elektronik masih stabil meski nilai tukar rupiah melemah.

Sales Marketing Toko Taiwan Excellence, Soni mengatakan harga jual barang elektronik belum ada kenaikan. “Harganya masih stabil, masih tetap dan belum ada perubahan,” katanya pada Kontan.co.id, Minggu (8/7).

Taiwan Excellence ini merupakan toko elektronik yang menyediakan produk-produk elektronik asal Taiwan seperti Asus, Acer, dan produk asal Taiwan lainnya. Sedangkan mengenai turunnya daya beli masyarakat, ia mengungkapkan banyak faktor tak terbatas pada naiknya harga jual.

Hal serupa juga dikatakan oleh Frontliner Toko Beauty Mobile, Yodi Septian. Ia mengaku sejauh ini gawai yang dijual di toko Beauty Mobile belum ada kenaikan. 

Meski begitu, ia tak tahu ke depannya harga elektronik yang dijual di toko ini bakal melonjak atau tidaknya lantaran rupiah melemah ini.

“Masih baru-baru ini, jadi belum ada pengaruh terhadap harga handphone yang dijual, masih sama harganya,” ungkapnya.

Yana Suryana, Kepala Toko Felixindo Cellular juga menyampaikan sejauh ini belum ada kenaikan harga dari adanya melemahnya rupiah, namun cepat atau lambat dia percaya nantinya akan ada kenaikan harga. 

“Kami juga kan ada beberapa produk yang memang mengambil dari luar, harganya pasti berpengaruh, tapi sejauh ini masih standar ya,” tutur Yana.

Dari segi penjualan, Yana menjelaskan memang ada penurunan penjualan produk jika dibandingkan dengan tahun lalu. “Bisa 50% sendiri kalau dibandingkan dengan tahun lalu,” cetusnya.




TERBARU

Close [X]
×