kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Harga gas di Sumut bakal turun


Minggu, 15 November 2015 / 19:16 WIB
Harga gas di Sumut bakal turun


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Penetapan harga gas di Sumatera Utara (Sumut) membuat PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) berselisih. PGN menganggap alokasi yang diberikan kepada Pertamina terlalu mahal. Sedangkan Pertamina menganggap komponen harga tersebut sudah ditetapkan pemerintah.

Saat ini harga beli gas PGN yang dialirkan dari kilang regasifikasi di Arun, Aceh, milik Pertamina sebesar US$ 13,8 per mmbtu. Dengan harga gas dari Pertamina sebagai pemasok sebesar US$ 13,8 per mmbtu itu PGN kemudian menjual ke industri di Medan sebesar US$ 14 per mmbtu.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja mengatakan sedang mengkaji kembali harga gas di Sumut. Dimungkinkan harga gas tersebut akan diturunkan oleh pemerintah.

"Kita sedang rapatkan, solusinya lagi dibahas. Nanti ngobrol lagi. sekarang lagi dihitung angkanya, insyaallah (turun)," terangnya di Kantor Dirjen Migas, Jumat (13/11) lalu.

Sayangnya dia enggan menyebutkan berapa persen harga gas di Sumut bisa turun, dia bilang, setelah rapatnya selesai, nanti Menteri ESDM Sudirman Said akan melaporkan harga tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo.

"Karena ada banyak hal untuk penurunan, keputusannya segera mungkin," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×