kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Harga gas elpiji 12 kg naik mulai Maret


Kamis, 28 Februari 2013 / 11:33 WIB
ILUSTRASI. Petugas medis memberikan pengetahuan tentang cara pencegahan penularan dan penyembuhan penyakit TB atau tuberkulosis kepada warga di Surabaya, Senin (6/3). TB merupakan penyakit menular paling mematikan kedua setelah COVID-19. ANTARA/Didik Suhartono.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Pertamina mengklaim telah menelan kerugian hingga Rp 5,1 triliun dari bisnis liquefied petroleum gas (LPG) alias elpiji ukuran 12 kilogram (kg). Kerugian itu terjadi karena Pertamina mengaku telah menjual elpiji di bawah harga pokok pembelian.

"Guna mengurangi tingkat kerugian itu, Pertamina berencana menaikkan harga gas elpiji 12 kg pada Maret 2013," ujar Karen Agustiawan, Kamis (27/2). Meski belum menetapkan tanggalnya, tetapi Pertamina berencana menaikkan harga elpiji menjadi Rp 95.600 per tabung.

Saat ini, Pertamina masih menjual gas elpiji 12 kg tersebut dengan harga Rp 70.200 per tabung. Tahun ini, Pertamina menargetkan bisa menjual sebanyak 1,1 juta metrik ton (MT) gas elpiji atau naik dari penjualan 2012 yang mencapai 911 ribu MT. (Adiatmaputra Fajar Pratama/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×