kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Harga gas turun, sulit revisi harga kontrak


Selasa, 11 Agustus 2015 / 18:34 WIB
Harga gas turun, sulit revisi harga kontrak


Reporter: Bunga Claudya | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Penurunan harga gas tidak membuat perusahaan-perusahaan melakukan negosiasi maupun revisi harga pada kontrak-kontrak.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan Pertamina masih menganggap harga saat ini cukup kompetitif.

"Saat ini kami menilai harga gas masih bisa bersaing. Harga LNG juga ikut harga pasar di mana komponennya ada juga biaya regasifikasi dan transportasi," ujarnya pada Kontan Selasa (11/8).

Sementara Elan Biantoro, Kepala Sub Bagian Humas SKK Migas mengatakan untuk dapat merevisi harga kontrak diperlukan bargaining terlebih dahulu.

"Yang repot kita yang penjual. Jangan sampai malah dianggap cost biting dengan revisi harga kontrak melulu. Harus ada bargaining dulu," ujarnya.

Elan mengatakan bila harga memang harus dikoreksi, harus dipikirkan kembali soal bargaining, apa yang bisa ditawarkan dengan catatan menggunakan cara yang tetap menjaga hubungan baik.

"Jangan sampai nantinya pembeli malah kabur ke Qatar atau Dubai. Mau jual ke mana kita nanti? Perlu diingat serapan gas ke domestik kita masih kecil," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×