kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Harga gas turun, sulit revisi harga kontrak


Selasa, 11 Agustus 2015 / 18:34 WIB


Reporter: Bunga Claudya | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Penurunan harga gas tidak membuat perusahaan-perusahaan melakukan negosiasi maupun revisi harga pada kontrak-kontrak.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan Pertamina masih menganggap harga saat ini cukup kompetitif.

"Saat ini kami menilai harga gas masih bisa bersaing. Harga LNG juga ikut harga pasar di mana komponennya ada juga biaya regasifikasi dan transportasi," ujarnya pada Kontan Selasa (11/8).

Sementara Elan Biantoro, Kepala Sub Bagian Humas SKK Migas mengatakan untuk dapat merevisi harga kontrak diperlukan bargaining terlebih dahulu.

"Yang repot kita yang penjual. Jangan sampai malah dianggap cost biting dengan revisi harga kontrak melulu. Harus ada bargaining dulu," ujarnya.

Elan mengatakan bila harga memang harus dikoreksi, harus dipikirkan kembali soal bargaining, apa yang bisa ditawarkan dengan catatan menggunakan cara yang tetap menjaga hubungan baik.

"Jangan sampai nantinya pembeli malah kabur ke Qatar atau Dubai. Mau jual ke mana kita nanti? Perlu diingat serapan gas ke domestik kita masih kecil," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×