kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Gula di Indonesia Timur Naik 10%


Jumat, 06 Agustus 2010 / 15:16 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri |

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) menemukan adanya kenaikan harga gula diatas 10% di beberapa daerah di wilayah Timur Indonesia. Kenaikan harga gula yang melebihi 10% di wilayah timur tersebut ditemukan oleh di Propinsi di Maluku Utara, Bali, Manokrawi dan dan Gorontalo.

“Kenaikan harga di daerah itu sudah mencapai 10%,” kata Subagyo, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kemdag di Jakarta (6/8).

Subagyo menyebutkan, kondisi harga gula secara nasional berada di atas Rp 10.000 per kg, kenaikan tertinggi terjadi di wilayah Manokrawi dimana gula dijual Rp 15.000 per kg. Sementara itu, harga rata-rata gula secara nasional berada di harga Rp 10.700 per kg.

“Secara nasional terjadi kenaikan harga gula Rp 300 per kg dibandingkan bulan Juni,” katanya.

Semenjak bulan Juni harga gula terdongkrak naik akibat terpengaruh harga internasional. Namun pada bulan Juli harga melonjak karena terpengaruh kenaikan harga produk holtikultura seperti sayuran dan cabai.

Mengenai ketersediaan stok gula, Subagyo menjamin ketersediaan gula nasional saat ini mencukupi karena sejumlah pabrik gula (PG) sudah panen. ”Kalau ketersediaan semuanya saya jamin,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×