kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Harga minyak diramal sulit menembus US$ 80 per barel


Kamis, 15 Juli 2021 / 04:30 WIB


Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah dunia (crude oil) WTI kembali menyentuh level tertingginya di tahun ini di level US$ 75,25 per barel pada Selasa (13/7). Namun, harga minyak ini kembali melemah. Rabu (14/7) hingga pukul 17.00 WIB harga minyak kembali turun ke US$ 74,62 per barel.

Harga minyak dunia yang saat ini masih tinggi, kata Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya, karena dukungan dari langkah OPEC+ yang masih membatasi produksi minyak mentah.

"Selain itu, saat ini karena harapan cadangan minyak mentah Amerika Serikat (AS) masih menyusut," kata Andian Kepada Kontan.co.id, Rabu (14/7).

Baca Juga: Harga minyak tergelincir usai impor minyak mentah China turun di semester I-2021

Menurutnya, masih ada sentimen yang akan mempengaruhi harga minyak ke depannya, sehingga kenaikan harga minyak tidak akan berlangsung lebih lama lagi.

Meningkatnya kasus-kasus Covid-19 di beberapa negara besar, dan gagalnya pembahasan OPEC+ di pekan lalu, akan memicu kekhawatiran naiknya produksi minyak mentah dari negara-negara OPEC+.

Ke depan, Andian melihat, harga minyak juga akan dipengaruhi pulihnya ekonomi global dari pandemi Covid-19. Selain itu, harga minyak juga dipengaruhi kekhawatiran peningkatan produksi.

Ia memperkirakan, harga minyak mentah berpeluang naik untuk menguji di kisaran US$ 79,00 per barel. Namun, Andian menilai, harga minyak sulit untuk menembus level US$ 80,00 per barel. "Kecuali OPEC+ berhasil mencapai pembahasan dan masih menjaga pembatasan produksi," imbuhnya.

Selanjutnya: Harga minyak melemah, Brent ke US$ 76,41 per barel dan WTI di US$ 75,1 per barel

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×