kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Harga telur dan daging ayam akan naik akhir bulan


Senin, 13 April 2015 / 18:26 WIB
ILUSTRASI. Berikut rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Rabu (1/11).


Reporter: Mona Tobing | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Memasuki pekan kedua April, harga kebutuhan pokok nasional mulai melandai. Namun, meski harga kebutuhan pokok nasional mulai turun tapi diperkirakan hanya sementara.

Harga kebutuhan pokok nasional yang tercatat di Kementerian Perdagangan (Kemdag) seperti: beras, telur ayam, daging sapi cabai keriting cenderung turun.

Sementara, harga beras premium grosir di Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Senin (13/4) berkisar antara Rp 9.100 per kilogram (kg) sementara harga beras premium eceran berkisar Rp 10.000 per kg. Lalu untuk beras medium grosir sebesar Rp 7.400 per kg dan beras medium eceran Rp 8.000 per kg.

Dibandingkan harga pada Rabu (1/4) dengan harga terakhir pada Jumat (10/4) yang dicatat Kemendag. Harga telur turun menjadi Rp 19.354 per kg dari Rp 19.648. Lalu harga cabai turun menjadi Rp 21.832 per kg dibandingkan sebelumnya Rp 21.832 per kg. Sedangkan harga daging sapi mencapai Rp 101.498 per kg pada harga terakhir dari Rp 101.501 per kg.

Penurunan harga saat ini terbilang sementara. Peluang harga naik masih tinggi. Salah satu penyebabnya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada April belum membuat harga kebutuhan pokok nasional kembali normal. Singgih Januratmoko, Ketua Umum Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) mengatakan, harga telur dan daging ayam misalnya akan naik sebelum akhir bulan April ini.

Kenaikan harga terjadi sejalan dengan komitmen antar peternak unggas untuk membatasi produksi ayam dan telur. Harga bisa naik sebesar 12,5% sampai 13% diatas harga pokok produksi (HPP). "Minggu depan saat panen harga akan di atas HPP," tandas Singgih pada Senin (13/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×