kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Hatta menyayangkan pengusaha PHK buruh akibat upah


Rabu, 06 November 2013 / 19:41 WIB
Hatta menyayangkan pengusaha PHK buruh akibat upah
ILUSTRASI. Pendiri, komite dan pendukung strategis NXC International Summit 2022 by WIR Group


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa sangat menyayangkan banyak pengusaha yang rela memecat sejumlah karyawannya karena kenaikan upah buruh.

Menurut Hatta dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III sebesar 5,62%, pengusaha masih bisa mengembangkan bisnisnya tanpa mem-PHK pekerjanya.

"Kita harapkan dengan pertumbuhan yang realistis tersebut, kita bisa mengatasi pemogokan, sweeping. Mereka (pengusaha) memang melakukan PHK dan pindah," ujar Hatta Rajasa di kantor Kementerian Perekonomian, Rabu (6/11).

Hatta menegaskan kepada para pengusaha agar tidak menambah pengangguran dalam negeri. Hatta yakin jika kesejahteraan buruh meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi. "Itu yang saya selalu wanti-wanti, mengingatkan kita ingin kesejahteraan mereka meningkat, tapi jangan sampai pengangguran karena ketidaknyamanan berusaha," ungkap Hatta.

Untuk mengurangi angka pengangguran akibat kenaikan upah buruh, Hatta ingin mendorong unit-unit Usaha Kecil Menengah (UKM). "Kita akan genjot untuk usaha-usaha menengah dan kecil dan kita tingkatkan perlindungan sosial," jelas Hatta. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×