kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Hatta: Renegosiasi kontrak tambang ada kemajuan


Senin, 23 Juli 2012 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Pabrik beras PT Buyung POetra Sembada Tbk (HOKI) di Tugumulyo, Ogan Kemring Ilir, Sumatra Selatan.


Reporter: Herlina KD | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Upaya renegosiasi kontrak tambang mulai menunjukkan hasil yang positif. Setidaknya ini pendapat yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa di Jakarta, Senin (23/7).

Menurut Hatta, pihak PT Freeport Indonesia sudah bersedia melakukan negosiasi ulang enam poin usulan yang ditawarkan pemerintah. Enam poin itu terkait dengan besaran royalti, luas wilayah (mengurangi luas wilayah), menegosiasikan jangka waktu kontrak. "Mereka juga bersedia membangun smelter mesti harus melakukan kajian," kata Hatta Senin (23/7).

Selain itu, Hatta bilang, Freeport juga bersedia untuk melakukan divestasi saham, dan meningkatkan kandungan lokal serta meningkatkan peran pemerintah daerah maupun perusahaan lokal. Hatta berharap, pemerintah bisa menyelesaikan renegosiasi kontrak tambang dengan Freeport itu pada tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×