kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Hipmi Jaya keluhkan jumlah pengusaha muda Indonesia masih minim


Rabu, 25 Juli 2018 / 16:50 WIB

Hipmi Jaya keluhkan jumlah pengusaha muda Indonesia masih minim
ILUSTRASI. Afifuddin Suhaeli Kalla Sebagai Ketua HIPMI DKI Jakarta

Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jaya Afifuddin Kalla mengungkapkan adanya keengganan pengusaha muda untuk bergabung. Ini lantaran kebanyakan masih belum mengetahui manfaatnya bergabung dengan Hipmi.

“Setelah punya badan hukum mereka kadang masih belum mau. Tapi kita mencoba membuat Hipmi ini menjadi organisasi pengusaha muda yang punya network bagus, hubungan dengan pemerintahan bagus, dan juga gaul lah, jadi mereka juga mau join,” ungkapnya, Rabu (25/7).


Sejauh ini Hipmi Jaya terus berusaha menggenjot jumlah pengusaha di Indonesia. Afifuddin menegaskan bahwa sejauh ini jumlah pengusaha di Indonesia masih sangat kecil, padahal jumlah penduduknya banyak.

“Kalau di Indonesia 3% dan paling rendah di antara negara-negara ASEAN. Kalau idealnya setinggi-tingginya 5% atau 7% lah, Singapura saja 10%, Malaysia hampir 7% sampai 8% kita masa negara segede gini cuma 3% ?” ungkap Afifuddin.

“Itu tugas HIPMI Jaya bagaimana merekrut sebanyak-banyaknya pengusaha lokal,” tegasnya.

Afifudding berharap dalam pengukuhan kedua Hipmi Jaya kedua yang akan dilakukan akhir tahun 2018 ini bisa merekrut jumlah anggota sebanyak 150 orang anggota atau lebih.

“Sama lah, minimal jangan kurang dong, kemunduran nanti. Kareana saya yakin banyak sekali pengusaha baru yang belum terdaftar di HIPMI dan masih belum merasakan mafaatnya di Hipmi nanti setelah masuk baru tau,” tegas Afifuddin.


Reporter: Kiki Safitri
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×