kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Hippindo Targetkan Penjualan Naik 10% dari Program Diskon Belanja Nasional Nataru


Kamis, 27 November 2025 / 20:23 WIB
Hippindo Targetkan Penjualan Naik 10% dari Program Diskon Belanja Nasional Nataru
ILUSTRASI. Pengunjung melihat aneka produk dengan tawaran diskon belanja akhir tahun dalam area dengan dekorasi bertema Merry Green Christmas di Mal Ciputra, Jakarta Barat, Minggu (12/12/2021). Pemerintah akan meluncurkan program Diskon Belanja di Indonesia Aja (BINA Indonesia) untuk meningkatkan daya beli masyarakat saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah bersiap menyediakan sejumlah stimulus untuk menggenjot daya beli masyarakat dengan memanfaatkan momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Salah satunya, melalui program diskon Belanja di Indonesia Aja (BINA Indonesia).

Pelaksanaan program ini turut menggandeng Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia Hippindo (Hippindo) dan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) pada 18 Desember 2025–4 Januari 2026 mendatang. 

Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah mengatakan, langkah ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan di akhir tahun yang menyasar tak hanya konsumen domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara (wisman).

Baca Juga: Program Diskon Belanja Jelang Nataru Belum Cukup Kuat Dorong Konsumsi

“Diskon yang diberikan bisa mencapai 80%, tetapi up to (bisa di atasnya). Ada macam diskon-diskon lainnya, baik di jaringan restoran, supermarket, mall, salon, dan lainnya. Semuanya kita dorong,” jelasnya saat dihubungi Kontan, Kamis (27/11/2025).

Budihardjo optimistis, capaian yang akan dibukukan dari program diskon besar-besaran dapat merangsang animo masyarakat.

Di sisi lain, ia bilang, Hippindo berharap adanya stimulus pemerintah dari sisi pajak, terutama keringanan pajak sewa.

Dengan begitu, penurunan harga yang masif ini dapat disertai penurunan biaya para pelaku usaha.

“Termasuk juga, izin reklame kami minta free dari pemerintah. Untuk jangan dikenakan pajak dari pemerintah daerah,” imbuh Budihardjo.

Baca Juga: Perkuat Kemitraan, Optik Melawai Gelar Eyewear Trunk Show and Corporate Award 2025

Ia memproyeksikan, pendapatan dari program belanja nasional ini dapat bertumbuh dari penjualan tahun lalu. “Kami targetkan, paling tidak 10% dari tahun sebelumnya,” kata Budihardjo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×