kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

HMPG minta pemerintah perbaiki data garam


Rabu, 16 Agustus 2017 / 20:41 WIB


Reporter: | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Himpunan Masyarakat Petani Garam (HMPG) meminta pemerintah memperbaiki data terkait pergaraman.

"Selama ini tidak diketahui data penyerapan garam oleh industri," ujar Muhamad Hasan, Ketua HMPG Jawa Timur pada diskusi garam yang dilakukan oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia), Rabu (16/8).

Hasan menerangkan selama empat tahun sejak 2012, produksi garam petani Indonesia mengalami surplus. Puncaknya terjadi pada tahun 2015, produksi mencapai 2,9 juta. Penurunan produksi mulai terjadi di tahun 2016 akibat kemarau basah (lanina) mencapai 145 ribu ton.

Kebutuhan garam konsumsi di Indonesia sekitar 1,5 juta ton per tahun. Kelebihan produksi tersebut dipertanyakan oleh Hasan. Hasan mencurigai adanya pihak yang melakukan penimbunan stok.

Selain permasalahan pendataan, regulasi pun diakui masih menyulitkan bagi petani. Edi Ruswandi, Ketua HMPG Jawa Barat, pada kesempatan yang sama mengungkapkan regulasi sering berganti.

Terakhir impor garam mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) no 125 tahun 2015 yang membagi garam konsumsi dan garam industri. Hal tersebut diakui Edi membuat industri tidak menyerap garam petani. "Garam rakyat bisa diolah untuk industri," terang Edi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×