kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Holding Industri Pertambangan (MIND ID) siapkan Rp 7 triliun untuk divestasi Vale


Minggu, 24 November 2019 / 14:42 WIB
ILUSTRASI. Penandatanganan Head of Agreement Divestasi Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), 11 Oktober 2019


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

Saat ini, MIND ID mengantongi 65,93% saham di perusahaan batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA). MIND ID juga memegang 65% saham di PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), perusahaan yang bergerak di komoditas tambang mineral emas, nikel dan bauksit.

Selain itu, MIND ID memiliki 65% PT Timah Tbk (TINS). dan 51,2% di perusahaan emas dan tembaga terbesar di tanah air, PT Freeport Indonesia. Holding pertambangan BUMN ini juga memiliki 100% saham di PT Indonesia Asahan Aluminium atau PT Inalum (Persero).

Baca Juga: Mulai dari Ahok, kursi petinggi Pertamina, PLN, dan MIND ID segera dirombak

Setelah nanti menggenggam 20% saham INCO, ditambah dengan 65% saham di Antam, MIND ID nantinya memiliki akses terhadap komoditas nikel. Saat ini nikel berperan strategis, selain untuk pengembangan industri berbasis stainless stell, juga sebagai penopang utama industri baterai kendaraan listrik.

Adapun, dalam RKAP tahun 2020, Ogi mengatakan bahwa MIND ID menargetkan bisa meraup laba bersih secara konsolidasi berkisar di angka Rp 2,1 triliun. "Bottom laba bersih konsolidasi 2020 ditargetkan sekitar Rp 2,1 triliun," tandas Ogi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×