Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merespon kebijakan pemerintah yang resmi merombak Harga Patokan Mineral (HPM) untuk komoditas nikel dan bauksit. ANTM berharap oenyesuaian ini mampu memperkuat tata kelola harga mineral di dalam negeri agar lebih kompetitif.
Corporate Secretary Antam, Wisnu Danandi Haryanto memandang revisi tersebut sebagai langkah pemerintah dalam memperkuat tata kelola penetapan harga yang lebih mencerminkan kualitas bijih serta dinamika pasar.
"Penyesuaian ini, termasuk pengayaan parameter kualitas dan faktor koreksi, diharapkan dapat mendorong transparansi serta peningkatan nilai tambah komoditas mineral nasional," ujarnya kepada Kontan, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 17.000 dan Harga Minyak Naik, OMED Siaga Tekan Biaya
Dari sisi kinerja, Wisnu menilai perubahan formula HPM nikel berpotensi memberikan penyesuaian terhadap struktur harga jual bijih, terutama dengan diperhitungkannya aspek kualitas dan kandungan mineral ikutan secara lebih mendalam.
Menurutnya, ini dapat memberikan ruang optimalisasi nilai pada sisi hulu. Namun, pihaknya tetap mewaspadai sisi hilir, khususnya pada produk feronikel.
Wisnu menegaskan, ANTM akan terus menjaga efisiensi dan optimalisasi pasokan internal agar stabilitas biaya produksi tetap terjaga di tengah potensi kenaikan harga bahan baku berbasis pasar.
Kondisi serupa juga berlaku untuk komoditas bauksit. Wisnu menyebut, kebijakan harga yang lebih terstruktur diharapkan dapat memperkuat ekosistem hilirisasi, termasuk mendukung pengembangan industri alumina domestik yang saat ini tengah digenjot oleh perusahaan.
Sementara itu, Wisnu menuturkan, terkait strategi bisnis pasca-revisi, pihaknya akan menyesuaikan strategi operasional dan komersial secara prudent dengan tetap mengacu pada prinsip kehati-hatian.
Di sisi operasional, fokus perusahaan adalah mengoptimalkan perencanaan produksi untuk mendukung fasilitas pengolahan dan pemurnian milik sendiri.
"Dari sisi komersial, penyesuaian dapat terjadi pada mekanisme kontrak dan invoicing, seiring dengan perubahan parameter harga yang lebih detail. Namun demikian, Antam berkomitmen untuk menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan melalui pendekatan yang transparan," tandasnya.
Baca Juga: Industri AMDK Tegaskan, Terus Mendorong Praktik Keberlanjutan dan Ekonomi Sirkular
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













