kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

ICCC Resmi Gabung Aliansi Indo-Pasifik, Perkuat Akses Dagang RI-Kanada


Jumat, 17 April 2026 / 17:39 WIB
ICCC Resmi Gabung Aliansi Indo-Pasifik, Perkuat Akses Dagang RI-Kanada
ILUSTRASI. Indonesia Canada Chamber of Commerce (ICCC) (Dok./Indonesia Canada Chamber of Commerce (ICCC))


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia Canada Chamber of Commerce (ICCC) resmi bergabung dalam aliansi bisnis Indo-Pasifik yang mencakup 21 negara.

Langkah ini memperkuat peran ICCC dalam menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan peluang perdagangan dan investasi di Kanada serta kawasan.

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 16 April 2026 dan disaksikan oleh Perdana Menteri Kanada, Mark Carney.

Baca Juga: Hyundai Nilai Penurunan Pajak Otomotif Perlu Dikaji Seimbang dengan Investasi

Ini menjadi pertama kalinya kamar dagang Kanada di seluruh kawasan Indo-Pasifik terhimpun dalam satu platform kolaboratif.

Bergabungnya ICCC mencerminkan pergeseran menuju pendekatan regional yang lebih terkoordinasi, seiring meningkatnya persaingan dalam menarik investasi dan memperkuat posisi rantai pasok di Asia Tenggara.

Ketua ICCC Vivien Kusumowardhani menilai, Indonesia memiliki posisi strategis dalam hubungan Kanada dengan kawasan Indo-Pasifik.

“Indonesia telah lama menjadi bagian dari strategi Indo-Pasifik Kanada. Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, ICCC dapat berperan lebih aktif dalam membentuk arah diskusi perdagangan dan investasi di tingkat regional,” ujarnya melalui keterangan resmi Jumat (17/4/2026).

Sebagai salah satu ekonomi terbesar dan dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, Indonesia dinilai memiliki peran yang semakin penting dalam peta investasi global.

Baca Juga: Permintaan Mobil Listrik Meningkat, APM Andalkan Efisiensi dan Strategi First Buyer

Melalui keikutsertaan dalam aliansi ini, ICCC menargetkan sejumlah manfaat, antara lain meningkatkan visibilitas Indonesia dalam jaringan perdagangan dan investasi Kanada, mendorong pelaksanaan misi dagang yang lebih terarah, serta membuka akses yang lebih luas bagi pelaku usaha kedua negara.

Selain itu, anggota ICCC juga diharapkan dapat terhubung dengan jaringan bisnis Indo-Pasifik yang lebih luas.

Vivien menambahkan, momentum ini relevan dengan tren global saat ini, di mana perusahaan multinasional tengah melakukan diversifikasi rantai pasok dan memperkuat ekspansi di Asia Tenggara.

“Indonesia semakin dipandang sebagai pasar prioritas. Melalui jaringan CCIP, anggota ICCC memiliki peluang lebih besar untuk berkolaborasi lintas negara serta bertukar wawasan pasar,” jelasnya.

Baca Juga: Industri AMDK Usulkan, Penerapan Kenaikan Pajak Air Tanah Secara Bertahap

Ke depan, ICCC akan aktif berpartisipasi dalam berbagai inisiatif aliansi tersebut, termasuk misi dagang bersama di kawasan ASEAN dan Kanada, dialog kebijakan dengan pemerintah, serta kolaborasi sektoral di bidang energi, infrastruktur, dan perdagangan digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×