Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO) mencatat perbaikan kinerja bisnis IKEA Indonesia di sepanjang 2025.
Head of Communications and Corporate Affairs DFI Retail Nusantara, Diky Risbianto, mengatakan kinerja IKEA pada tahun 2025 berada dalam koridor target Perseroan, baik dari sisi penjualan maupun profitabilitas.
Hingga kuartal III-2025, IKEA berhasil menekan tingkat kerugian dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan permintaan pelanggan yang tetap kuat dan pengelolaan biaya yang semakin efisien.
“Sepanjang 2025, kinerja bisnis IKEA Indonesia menunjukkan perkembangan yang positif dan berada dalam koridor target Perseroan. Hingga kuartal ketiga 2025, IKEA berhasil mencatat penurunan tingkat kerugian dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Diky kepada Kontan.co.id, Sabtu (3/1/2026).
Baca Juga: DFI Retail Nusantara (HERO) Perkuat Lokalisasi &Kanal Daring IKEA di Akhir Tahun 2025
Manajemen DFI Nusantara tidak memerinci berapa tepatnya kontribusi penjualan IKEA. Namun, secara keseluruhan, pendapatan HERO berhasil naik 4% menjadi Rp 3,51 triliun per kuartal III-2025.
Dia menyebutkan, IKEA mencatat pertumbuhan yang cukup baik dengan kontribusi yang semakin seimbang antara toko fisik dan kanal digital.
Adapun faktor utama yang mendorong kinerja tersebut antara lain perbaikan efisiensi operasional, optimalisasi produk dan harga, serta akselerasi pengembangan omnichannel dan e-commerce.
Kinerja positif IKEA dinilai turut memberikan kontribusi terhadap kinerja keuangan HERO sepanjang 2025. Menurutnya, IKEA masih menjadi salah satu penopang pendapatan sekaligus berperan dalam perbaikan laba rugi DFI Nusantara secara bertahap.
“Selain memberikan kontribusi terhadap pendapatan, IKEA juga berperan penting dalam perbaikan kinerja laba atau rugi DFI Nusantara secara bertahap,” jelasnya.
Dari sisi kanal penjualan, pendekatan omnichannel menjadi kunci. Toko fisik tetap menjadi fondasi utama dalam membangun pengalaman pelanggan dan mendorong kunjungan.
Sementara itu, kanal online menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama setelah peluncuran toko resmi IKEA Indonesia di Shopee pada September 2025, yang memberikan kontribusi positif terhadap penjualan dan memperluas jangkauan pelanggan.
“Pendekatan omnichannel, termasuk integrasi toko fisik dan digital, semakin memperkuat konversi dan relevansi IKEA di berbagai segmen pasar,” tandasnya.
Selanjutnya: Bursa Saham Kawasan Teluk Melemah Senin (5/1), Seiring Tekanan Harga Minyak
Menarik Dibaca: Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Besok Selasa 6 Januari 2026, Harus Cermat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













