kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Ikut tender Palapa Ring, XL gandeng Indosat-Alita


Kamis, 19 November 2015 / 18:30 WIB
Ikut tender Palapa Ring, XL gandeng Indosat-Alita


Reporter: Azis Husaini | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Tender megaproyek Palapa Ring bakal segera digelar. Rencananya pemerintah akan mengeluarkan request for proposal (RFP) tanggal 23 November 2015. Dengan keluarnya RFP tersebut, para peserta tender akan bisa melihat profil bisnis dari Palapa Ring tersebut.

Salah satu perusahaan yang tertarik ikut proyek ini adalah PT XL Axiata Tbk. CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, untuk mengikuti tender tersebut, pihaknya bakal membentuk sebuah konsorsium dengan dua perusahaan lainnya.

Dian mengaku, antara XL dan kedua perusahaan sudah terjalin kesepakatan pembuatan konsorsium tersebut. "Dengan Indosat dan PT Alita," ungkap Dian di kantornya, Kamis (19/11).

Menurutnya, tidak ada larangan mengikuti tender tersebut dengan membuat konsorsium. Bahkan kata dia, pemerintah tidak mengharuskan tetapi membolehkan. Dengan menggandeng dua perusahaan tersebut, Dian optimistis bakal memenangi tender tersebut.

Sayangnya, Dian belum mengungkapkan investasi yang akan dikeluarkan untuk megaproyek tersebut. Pasalnya, kata dia, masih menunggu dikeluarkannya RFP. Jika sudah ada RFP maka akan ketahuan berapa dana yang harus disiapkan.

"Yang bagus ini ada jaminan, karena misalnya pemerintah berubah pikiran dipakai atau tidak, pemerintah tetap melakukan pembayaran subsidi pakai dana USO," ujar dia.

Dalam tender Palapa Ring ini, pemerintah berencana untuk membuka akses di sekitar 56 ibu kota kabupaten yang masih terisolir jaringan broadband serat optik. Untuk proyek pembangunan backbone serat optik senilai US$ 230,64 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×