kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.085   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.076   36,88   0,61%
  • KOMPAS100 795   6,61   0,84%
  • LQ45 603   4,49   0,75%
  • ISSI 211   1,02   0,49%
  • IDX30 341   2,08   0,61%
  • IDXHIDIV20 424   2,61   0,62%
  • IDX80 91   0,68   0,76%
  • IDXV30 116   0,44   0,38%
  • IDXQ30 109   0,59   0,54%

Impor sapi indukan sepi peminat


Minggu, 29 Juni 2014 / 18:13 WIB
ILUSTRASI. Tekanan darah tinggi


Reporter: Handoyo | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Impor sapi betina produktif atau sapi indukan sepi peminat. Mengutip data Kementerian Perdagangan (Kemendag), pada kuartal III mendatang tidak ada satu pun perusahaan penggemukan sapi atau feedloter yang mengajukan izin impor.

Bachrul Chairi Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, dipenghujung semester I tahun ini realisasi impor sapi indukan juga nihil. "Indukannya (realisasi impor) belum ada di kuartal II," kata Bachrul, akhir pekan lalu.

Pada kuartal III mendatang, Kemendag hanya mengeluarkan persetujuan impor untuk sapi bakalan dan sapi siap potong. Jumlahnya hanya 167.000 ekor, dengan prosentase 80% berupa sapi bakalan, dan 20% sapi siap potong.

Sekedar informasi, disemester I tahun ini Kemendag sebenarnya telah memberikan izin impor untuk sapi indukan. Jumlahnya total mencapai 7.500 ekor, yang terdiri dari 2.500 ekor yang persetujuan impornya diberikan pada kuartal I, dan 5.000 ekor persetujuan impornya diberikan pada kuartal II.

Berdasarkan catatan KONTAN, beberapa perusahaan yang telah mengajukan izin impor untuk sapi indukan tersebut antara lain PT Sulung Ranch yang merupakan anak usaha PT Citra Borneo Indah (CBI) dan Santori Group.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×