Reporter: Arif Wicaksono |
JAKARTA. Setelah Toyota dan Mazda menggeber produk barunya di jalanan Tanah Air, kini giliran Peugeot ikut meramaikan arena penjualan mobil baru. PT Astra International Peugeot (AIP) sebagai distributor resmi Peugeot di Indonesia, meluncurkan New Peugeot 308 hatchback yang mempunyai kapasitas mesin 1.600 cc.
Constantinus Herlijoso, Chief Executive Officer (CEO) Astra International Peugeot menuturkan, pengembangan New Peugeot 308 ini didasarkan tingginya penjualan produk ini di Eropa, yang mencapai 900.000 unit pada tahun 2007. "Target pasar Peugeot 308 adalah profesional yang ingin tampil elegan, pengusaha, dan small family," ujarnya kepada KONTAN.
New Peugeot 308 merupakan produk yang didatangkan dari Prancis dalam bentuk completely built-up (CBU). Produk ini menggunakan mesin EP6CDT Turbo, DOHC 16 Valve. Mobil ini menyediakan berbagai fasilitas, seperti dual zone AC, radio, MP3, USB, dan Bluetooth. Jika Anda tertarik, produk anyar ini dibanderol seharga Rp 360 juta (off the road).
Herlijoso optimistis, New Peugeot 308 dapat mencatatkan penjualan sebanyak 50 unit di tahun ini, atau naik sekitar 400% dari total penjualan di tahun 2011, yang hanya 10 unit. "Pada tahun lalu, jumlahnya tidak terlalu besar karena penjualan memang kami hentikan. Sebab, kami fokus mempersiapkan model yang baru dengan pergantian mesin yang sebelumnya memiliki standar emisi Euro 4 menjadi Euro 5," katanya.
Pada tahun ini, Astra International Peugeot menargetkan total penjualan sebesar 300 unit, atau tumbuh 59,5% dari torehan mereka di tahun 2011, sebanyak 188 unit. Untuk mendukung penjualan, Astra International Peugeot berencana meluncurkan dua produk baru lainnya yang diperkirakan berupa sedan dan hatchback.
Meski memasang target cukup tinggi, Astra International Peugeot belum berencana menambah outlet baru pada tahun ini karena masih melihat situasi pasar terlebih dahulu. Saat ini Peugeot memiliki 10 outlet yang tersebar di beberapa daerah, seperti Jakarta, Medan, Balikpapan, Semarang, dan Surabaya.
Berkaitan dengan kenaikan aturan uang muka atau down payment (DP) kredit kendaraan bermotor, Herlijoso menuturkan, beleid itu tidak akan berpengaruh terhadap penjualan Peugeot. "Ini didukung oleh DP kredit pembelian Peugeot yang sudah di atas 20%," katanya. Bahkan, Herlijoso mengklaim, 60% pembelian Peugeot dilakukan dengan tunai dan sisanya dengan cara kredit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













