kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Indonesia AirAsia Pastikan Armada A320 Aman dari Kewajiban Rollback Software Airbus


Minggu, 30 November 2025 / 12:37 WIB
Indonesia AirAsia Pastikan Armada A320 Aman dari Kewajiban Rollback Software Airbus
ILUSTRASI. Pesawat Airbus maskapai Indonesia AirAsia. Airbus mengeluarkan mandat keselamatan darurat yang mewajibkan rollback perangkat lunak pada ribuan pesawat A320 di seluruh dunia.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID –JAKARTA. Produsen pesawat Airbus telah mengeluarkan mandat keselamatan mendesak yang berpotensi mengganggu operasional ribuan pesawat A320 di seluruh dunia. 

Namun, Indonesia AirAsia memastikan operasionalnya tetap normal setelah hasil verifikasi menunjukkan armadanya tidak terdampak kewajiban rollback perangkat lunak sebagaimana diatur regulator internasional.

European Union Aviation Safety Agency (EASA) pada 28 November 2025 menerbitkan Airworthiness Directive(AD) darurat yang berlaku efektif mulai 30 November 2025 pukul 06.59 WIB.

Baca Juga: Airbus Recall Pesawat A320, di Indonesia Ada 38 Pesawat yang Terdampak

AD tersebut mewajibkan rollbackterhadap perangkat lunak tertentu pada pesawat Airbus A318/A319/A320/A321, khususnya yang terkait fungsi komputer Aileron Elevator Computer (ELAC).

Menindaklanjuti mandat itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) telah menginstruksikan seluruh maskapai nasional untuk memastikan ELAC berada dalam kondisi layak sebelum setiap penerbangan.

Sejalan dengan arahan tersebut, AirAsia Aviation Group mulai melakukan proses rollback perangkat lunak yang diwajibkan terhadap armada yang terdampak di tingkat grup sejak 29 November 2025.

Namun, untuk operasional di Indonesia, situasinya berbeda. Indonesia AirAsia melakukan verifikasi menyeluruh terhadap seluruh armada Airbus A320 Family yang digunakan dalam layanan domestik maupun internasional.

Baca Juga: Airbus Umumkan Lars Wagner sebagai CEO Baru Divisi Pesawat Komersial Mulai 2026

“Hasil verifikasi kami memastikan bahwa komponen perangkat lunak spesifik yang menjadi objek AD EASA tersebut tidak terpasang (not embodied) pada pesawat Indonesia AirAsia,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Captain Achmad Sadikin Abdurachman dalam keterangannya, dikutip Minggu (30/11/2025).




TERBARU

[X]
×