kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Indonesia belum lepas dari impor tekstil


Kamis, 13 Februari 2014 / 15:58 WIB
ILUSTRASI. Kantor PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/02/07/2020


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah dipastikan akan terus membuka keran impor tekstil dan produk tekstil (TPT). Pasalnya, produk tekstil impor masih dibutuhkan perancang model untuk industri busana (fashion) dalam negeri.

"Impor ini dilakukan oleh komunitas fashion," ujar Euis Saedah, Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian, Kamis (13/2).

Euis mengatakan, Kementerian Perindustrian bertugas untuk mengurangi impor tekstil yang masuk ke dalam negeri. Salah satu cara yang dilakukan yaitu memberikan pasokan tekstil khusus bagi industri fashion di dalam negeri.

"Bagaimana impor ini diisi 5 sampai 10% jadi ke depan impornya sedikit," ungkap Euis.

Selain itu untuk memajukan industri fashion, Kementerian Perindustrian menyiapkan beberapa program kerja untuk bidang gaya dan busana. Salah satunya memenuhi standar kualitas dan teknologi untuk industri fashion

Sepanjang 2013, nilai ekspor tekstil ekspor tekstil mencapai US$ 10,9 miliar. Sementara impor tekstil mencapai US$ 5,6 miliar. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×