kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Indonesia teguk 23,1 miliar liter air kemasan


Minggu, 18 Januari 2015 / 17:55 WIB
ILUSTRASI. Fase Ginjal Akut pada Anak


Reporter: Benediktus Krisna Yogatama | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Konsumsi air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia sepanjang 2014 tercatat sebesar 23,1 miliar liter. Catatan tersebut bertumbuh 11,3% dari permintaan di 2013 yang sebesar 20,48 miliar liter.

Hendro Baruno, Ketua Asosiasi Perusahaan Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) mengatakan, permintaan AMDK memang bertumbuh tiap tahun. "Juga ditopang oleh pertumbuhan jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi," ujar Hendro pada KONTAN, Jumat (16/1).

Selain itu peningkatan permintaan AMDK tahun lalu juga didorong oleh adanya penyelenggaran kampanye pemilu dan piala dunia sedikit banyak mendorong permintaan AMDK.

Hendro mengatakan perusahaan AMDK diharapkan lebih menggenjot belanja pemasaran mereka untuk mendongkrak penjualan. "Industri AMDK itu persaingannya ketat karena produk kami tidak memiliki rasa, jadi salah satu cara adalah perkuat pemasaran," ujar Hendro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×