kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Industri besar tak perlu ikut lelang gula rafinasi


Rabu, 27 September 2017 / 19:44 WIB
Industri besar tak perlu ikut lelang gula rafinasi


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Industri pengguna gula rafinasi skala besar tidak perlu mengikuti lelang. Cukup dengan mendaftarkan kontraknya.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemdag Bachrul Chairi mengaku pihak tetap akan menerima masukan dari para pihak soal lelang gula rafinasi.

Dengan tidak perlu ikut lelang, seharusnya industri besar tidak terkena dampak. Sebagian besar pengguna gula rafinasi adalah industri besar. Industri besar mendominasi penggunaan gula rafinasi sebesar 70%.

Sistem lelang gula ditekankan untuk transparansi perdagangan gula di Indonesia. Bachrul menilai pemerintah kesulitan mendapat data keseluruhan gula rafinasi. "Transparansi akan memperlihatkan data ekspor, impor, kepada siapa, dan berapa jumlah penggunaannya," terang Bachrul, Rabu (27/9).

Seluruh masukan mengenai lelang gula akan menjadi bahan pertimbangan bagi Kementerian Perdagangan. Termasuk mengenai Pasar Komoditas Jakarta sebagai pelaksana lelang.

Saat ini pelaksanaan lelang ditunda dikarenakan Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang menjadi sasaran lelang belum mendaftar dari seluruh porvinsi. Saat ini IKM masih hanya mewakili 18 provinsi. Hal tersebut dikarenakan kurangnya sosialisasi mengenai lelang gula. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×