kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Industri dalam dan luar negeri melirik pengembangan Bandara Hang Nadim


Selasa, 18 September 2018 / 19:37 WIB
Industri dalam dan luar negeri melirik pengembangan Bandara Hang Nadim
ILUSTRASI. Suasana Landasan Pesawat Bandara Hang Nadim, Batam


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menuturkan industri penerbangan dalam maupun luar negeri mulai melirik pengembangan Bandara Hang Nadim, Batam. Rencananya BP Batam akan menawarkan proyek pengembangan bandara melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"Kalau dari market sounding ada sekitar 17 hingga 18 pihak yang tertarik," ujar Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo kepada Kontan.co.id, Senin (17/9).

Lukita bilang ketertarikan industri penerbangan lokal datang dari perusahaan pelat merah PT Angkasa Pura II (Persero). Sementara terdapat pula ketertarikan dari pihak asing.

Lukita bilang ada ketertarikan dari Munich Airport dan Zurich Airport. Pihak internasional tersebut enlah meminta dokumen untuk dilakukan pendalaman.

Lelang proyek KPBU Bandara Hang Nadim tersebut akan dilakukan pada akhir tahun ini. "KPBU Bandara Hang Nadim agak mundur, rencana semula Oktober jadi Desember 2018," terang Lukita.

Persyaratan penjaminan untuk KPBU dinilai Lukita menjadi alasan mundurnya lelang. Namun, saat ini proses penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) sedang dalam pengecekan.

Nilai investasi untuk proyek tersebut sebesar US$ 200 juta. Selain Bandara Hang Nadim, BP Batam juga akan melelang proyek pembuatan Water Treatment dan juga kerja sama pembuatan pelabuhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×