kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Industri kosmetik lokal berharap dari pertumbuhan permintaan di kelas menengah


Senin, 22 Januari 2018 / 11:51 WIB
ILUSTRASI. Pameran Kecantikan - produk kosmetik


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri kosmetik tanah air pada tahun ini diperkirakan masih akan bertumbuh positif. Hal ini seiring dengan pertumbuhan kelas menengah dan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, kecantikan dan perawatan tubuh.

Putri K. Wardhani, Ketua Umum Perhimpunan Perusahaaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PPA Kosmetika) berpendapat, outlook industri kosmetik pada tahun ini masih baik. Apalagi sejak paruh kedua tahun lalu, industri kosmetik dalam negeri terlihat lebih menggeliat dan mengalami tren positif.

"Harapannya tahun ini akan bisa lebih baik dari tahun lalu. Semester II tahun 2017 juga sudah sedikit lebih baik dari semester I-2017," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (22/1).

Hanya saja, industri kosmetik dalam negeri masih tetap menghadapi tantangan. Menurutnya, produk impor yang menjamur jadi salah satu tantangan produsen kosmetik tanah air. Apalagi tak jarang produk impor masuk secara ilegal dan mengandung bahan berbahaya bagi kulit.

"Jadi harus diperhatikan agar pertumbuhan ini bisa secara maksimal dinikmati oleh industri dalam negeri," katannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×