kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Industri Makanan dan Minuman Serap Gula Ekstra 250 Ribu Ton


Selasa, 01 September 2009 / 20:04 WIB
Industri Makanan dan Minuman Serap Gula Ekstra 250 Ribu Ton


Reporter: Fitri Nur Arifenie |

JAKARTA. Ditengah harga gula yang terus merangsek naik, yang menjadi perhatian pemerintah saat ini adalah industri makanan dan minuman yang menyerap gula rafinasi. Karena dalam catatan pemerintah, industri makanan minuman menambah jumlah 250.000 ton dari jumlah biasa.

"Juli-Agustus diperkirakan 250.000 ton yg bisa mempengaruhi stok yang diserap oleh UKM. Ini kan menambah permintaan," kata Deputi Menko Perekonomian Bidang Kelautan dan Industri, Bayu Krisnamurti, Selasa (01/09).

Namun, pemerintah juga terus berusaha untuk mencari cara bagaimana menekan harga gula yang melambung tinggi. Pemerintah berupaya untuk membantu masyarakat kecil bagaimana caranya menggelar operasi murah; yaitu menjual harga gula di Pulau Jawa dengan harga Rp 7.000 sedangkan di luar Pulau Jawa dengan harga Rp 7.500.

Selain menggelar operasi murah, pemerintah juga sepakat untuk menjaga stok gula di akhir tahun. Pemerintah tidak ingin, harga gula naik tapi barangnya juga tidak ada alias langka. Untuk itu pemerintah berencana membangun pabrik gula tahun 2010.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×