kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

Industri telah waspadai melemahnya harga CPO


Selasa, 13 Maret 2018 / 18:47 WIB
ILUSTRASI. KELAPA SAWIT


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri produsen Crude Palm Oil (CPO) telah mewaspadai pelemahan harga CPO di tahun 2018.

Industri produsen CPO telah memperhitungkan hal tersebut dalam target pendapatannya. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk pun telah mewaspadai hal tersebut.

"Salah satu faktor yang digunakan sebagai dasar perhitungan pendapatan adalah penurunan harga CPO," ujar Head of Corporate Secretary PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Swasti Kartikaningtyas kepada KONTAN, Selasa (13/3).

Swasti bilang rencana emiten berkode saham SSMS inj akan sama seperti yang sebelumnya pernah diungkapkan. SSMS akan tetap meningkatkan kenaikan pendapatan sebesar 15% pada tahun 2018.

Sebelumnya pada tahun 2017 diungkapkan bahwa penjualan SSMS melampaui target. Pendapatan SSMS hingga September 2017 naik 120,3% dari tahun sebelumnya menjadi Rp 631,5 miliar.

Namun, saat ini SSMS belum optimistis akan melampaui target seperti yang dilakukan tahun sebelumnya. Faktor cuaca meningkatkan produksi sehingga harga melemah.

"Kita tidak berharap berlebih untuk bisa melampaui target," terang Swasti.

Meski begitu SSMS akan terus mendorong kenaikan produksi. Selain itu Swasti juga bilang bahwa SSMS tetap akan melakukan ekspor CPO di tahun 2018 sementara pasar CPO domestik juga besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×