Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.170
  • EMAS709.000 -0,56%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Ini alasan gerbang jalan tol (GT) Cikarang Utama direlokasi

Jumat, 17 Mei 2019 / 15:35 WIB

Ini alasan gerbang jalan tol (GT) Cikarang Utama direlokasi
ILUSTRASI. GERBANG TOL CIKARANG UTAMA

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga (Persero) Tbk terhitung mulai 23 Mei 2019 akan merelokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama  yang terletak di KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek ke KM 70. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan mengurangi kepadatan/antrean di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, 

“GT Cikarang Utama akan ditiadakan, sebagai gantinya, Jasa Marga membangun GT Cikampek Utama di KM 70 untuk pengguna jalan dari/menuju timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan) dan GT Kalihurip Utama di KM 67 untuk pengguna jalan dari/menuju selatan (Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang dan Padalarang-Cileunyi),” kata General Manager (GM) Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R. Lukman, dalam konferensi pers di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (16/5).


Menurut Raddy, pemindahan ini dilakukan didasari oleh berbagai faktor, antara lain:

1. Tidak memadainya lagi kapasitas transaksi di GT Cikarang Utama akibat adanya pembangunan pier Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) di GT Cikarang Utama yang berdampak pada berkurangnya kapasitas transaksi (menutup enam gardu operasi).

2. Keberadaan pier Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) di sekitar GT Cikarang Utama menyebabkan terjadinya bottleneck dan antrean kendaraan.

3. Tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa menyebabkan arus lalu lintas saat periode mudik dan balik Lebaran 2019 di Jalan Tol Jakarta-Cikampek diprediksi meningkat 15% dibandingkan periode sama tahun lalu sehingga kapasitas GT Cikarang Utama saat ini tidak mampu menampung volume kendaraan tersebut.

4. Membagi beban lalu lintas transaksi pada GT Cikarang Utama yang saat ini menerima beban transaksi kendaraan dari/menuju timur (Jalan Tol Cikopo-Palimanan) dan dari/menuju selatan (Jalan Tol Cipularang dan Padaleunyi) sekaligus memisahkan cluster Trans Jawa jalur utara dan selatan.

5. Adanya pergeseran pola perjalanan lalu lintas komuter yang semula hanya sampai di Cikarang, kini melebar ke arah Karawang.

6. Untuk mengakomodasi rencana Jakarta Greater Extension dengan pengembangan jaringan jalan tol JORR 3 yang menghubungkan Jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) dengan Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Karawang Barat.


Reporter: Handoyo
Editor: Yoyok
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0065 || diagnostic_api_kanan = 0.0547 || diagnostic_web = 0.3397

Close [X]
×