kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.876   -59,00   -0,33%
  • IDX 5.833   -63,39   -1,08%
  • KOMPAS100 756   -8,61   -1,13%
  • LQ45 576   -7,28   -1,25%
  • ISSI 202   -1,27   -0,63%
  • IDX30 327   -4,02   -1,21%
  • IDXHIDIV20 403   -4,47   -1,10%
  • IDX80 86   -0,97   -1,12%
  • IDXV30 109   -0,75   -0,69%
  • IDXQ30 106   -1,24   -1,16%

Ini gambaran unit baru bidang listrik di ESDM


Selasa, 13 Januari 2015 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Strategi pertumbuhan, Kino Indonesia (KINO) rilis sejumlah produk baru. KONTAN/Baihaki/26/11/2015


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membentuk unit baru di bidang kelistrikan. Bertajuk Unit Pelaksana Program Pembangunan Ketenagalistrikan Nasional (UP3KN), divisi baru ini dibentuk untuk memastikan pembangunan pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) berjalan sesuai target tanpa adanya penyelewengan.

Sebagai gambaran, Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan, UP3KN ini akan menjadi kantor pusat manajemen project management office (PMO) dalam mengawasi dan merealisasikan proyek-proyek pembangkit listrik yang akan dibangun selama lima tahun mendatang.

"PMO akan dibidangi oleh Nur Pamudji yang dikenal berpengalaman dalam ketenagalistrikan karena pernah menjadi Direktur Utama PLN,” kata Sudirman, di Pusdiklat Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan, Selasa (13/1).

Selain itu, yang bertugas sebagai person incharge (PIC) adalah Agung Wicaksono yang memiliki pengalaman di Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

Sudirman memberi contoh, UP3KN ini dibentuk untuk mengatasi masalah di bidang ini. Misalnya,  ketika PLN memiliki masalah suplai gas dengan Pertamina, unit ini yang akan mengurai masalahnya dan menyelesaikannya. “Jika ada dokumen antar instansi yang sangat banyak, unit ini yang akan menjadikannya satu sehingga mempermudah koordinasi antar instansi," kata Sudirman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×