kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ini saran Gapki soal kebakaran hutan


Selasa, 25 Juni 2013 / 17:31 WIB
ILUSTRASI. Cara Ampuh Mengatasi Perut Kembung


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengaku gemas terhadap fakta seringnya terjadi kebakaran hutan di Sumatera. Agar kejadian ini tak terulang, Gapki mengaku akan mengusulkan beberapa solusi terkait kebakaran hutan.

Joko Supriyono, Sekretaris Jenderal Gapki mengatakan, setiap Pemerintah Provinsi harus membuat lembaga sendiri untuk antisipasi kebakaran hutan. "Karena hampir tiap tahun kebakaran terjadi. Jadi biar cepat ditanggulangi," ujar Joko, kepada wartawan di kantornya, Selasa (25/6).

Selain itu, Joko juga menyarankan setiap perusahaan perkebunan membuat parit yang diisi air untuk mencegah meluasnya jika terjadi kebakaran. Parit juga berfungsi untuk meminimalisir tindakan pencurian di wilayah perkebunan

"Sampai saat ini masih sebagian kecil perusahaan yang membuat parit tersebut," jelas Joko. Khusus kebakaran hutan di Riau saat ini, Joko bilang, pihak Gapki sudah mengerahkan 20 unit armada pemadam kebakaran di 6 kabupaten yang ada di Riau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×