kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini target penjualan bijih nikel dan bauksit Aneka Tambang (ANTM) pada 2021


Minggu, 14 Februari 2021 / 13:54 WIB
ILUSTRASI. Ini target penjualan bijih nikel dan bauksit Aneka Tambang (ANTM) pada 2021


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengumumkan target produksi dan penjualan komoditas utamanya, yakni feronikel, bijih nikel, emas dan bijih bauksit pada tahun 2021.

Sekretaris Perusahaan ANTM Kunto Hendrapawoko membeberkan, untuk komoditas bijih nikel, pada tahun ini ANTM menargetkan total produksi sebesar 8,44 juta wet metric ton (WMT) bijih nikel.

Angka itu meningkat 77% dibandingkan capaian produksi bijih nikel unaudited tahun 2020 yang sebesar 4,76 juta WMT. Peningkatan produksi tersebut akan digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel ANTM dan mendukung penjualan kepada pelanggan domestik.

Sementara itu, total penjualan bijih nikel ANTM pada 2021 ditargetkan sebesar 6,71 juta WMT. Angka itu meningkat 104% dibandingkan capaian penjualan bijih nikel unaudited tahun 2020 yang sebesar 3,30 juta WMT.

Baca Juga: Jadi komoditas andalan, begini dominasi Indonesia pada nikel dan bauksit dunia

"Peningkatan target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri," ungkap Kunto lewat keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jum'at (12/2).

Untuk feronikel, ANTM menargetkan volume produksi dan penjualan sebesar 26.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) pada 2021. Angka itu relatif stabil dengan capaian produksi dan penjualan unaudited pada tahun 2020 yang masing-masing sebesar 25.970 TNi dan 26.163 TNi.

"Target produksi tersebut sejalan dengan optimalisasi produksi pabrik Feronikel Pomalaa di Sulawesi Tenggara," sambung Kunto.

Selanjutnya untuk bijih bauksit, ANTM menargetkan produksi sebesar 3 juta WMT pada 2021, atau tumbuh 93% dibandingkan realiasasi produksi unaudited tahun 2020 yang sebanyak 1,55 juta WMT.  Menurut Kunto, Peningkatan produksi bijih bauksit itu akan digunakan sebagai produksi alumina serta penjualan kepada pihak ketiga.

Baca Juga: Begini target volume produksi dan penjualan Aneka Tambang (ANTM) untuk tahun 2021




TERBARU

[X]
×