kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029


Selasa, 20 Januari 2026 / 14:00 WIB
InJourney Genap 4 Tahun, Bidik Kontribusi PDB hingga 6% pada 2029
ILUSTRASI. Direktur Utama InJourney Maya Watono (DOK/InJourney)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan pengembangan sumber daya manusia.

Menurutnya, keberlanjutan transformasi hanya dapat dicapai jika manusia menjadi pusat dari setiap perubahan.

Baca Juga: Ekspor Furnitur Indonesia Pasar Global Tetap Tumbuh, Ini Pasar yang Masih Potensial

Dalam kerangka keberlanjutan, InJourney bertumpu pada dua pilar utama, yakni lingkungan (environment) dan sosial-ekonomi (socio-economic).

Pada pilar lingkungan, InJourney berfokus pada pengelolaan air dan limbah yang bertanggung jawab, strategi iklim dan lingkungan, serta perlindungan keanekaragaman hayati.

Sementara pada pilar sosial-ekonomi, InJourney mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan UMKM, akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

Sebagai bagian dari penerapan prinsip ESG, InJourney menargetkan penurunan emisi sebesar 4.000 ton CO₂e.

Target tersebut diwujudkan melalui berbagai green initiatives, antara lain pemanfaatan energi surya di sembilan bandara utama yang menghasilkan 10.760 MWh energi terbarukan per tahun, dengan potensi penghindaran emisi sekitar 9.860 ton CO₂e per tahun.

InJourney juga mempercepat adopsi kendaraan dan peralatan listrik. Hingga kini, sebanyak 716 unit kendaraan dan peralatan listrik telah dioperasikan di berbagai bandara dan destinasi wisata. Di sisi pengelolaan sumber daya, pendekatan ekonomi sirkular diterapkan melalui pengelolaan 7.000 m³ limbah padat dan pemanfaatan 1,7 juta m³ air daur ulang.

Baca Juga: Rayu Modal Korea di Seoul, Tantangan Riil Ada di Infrastruktur dan Efisiensi Logistik

Selain itu, InJourney menjalankan program penanaman 40.000 pohon mangrove di wilayah operasional, serta mengoperasikan fasilitas Seawater Reverse Osmosis (SWRO) di kawasan Nusa Dua, Bali, untuk memperkuat ketahanan air dan mengurangi ketergantungan pada air tanah.

“Melalui rangkaian inisiatif ini, InJourney memastikan bahwa transformasi aviasi dan pariwisata tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan lingkungan dan meninggalkan warisan hijau yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” tutup Maya.

Selanjutnya: China Akan Luncurkan Strategi Baru untuk Mendorong Konsumsi Lima Tahun ke Depan

Menarik Dibaca: Hindari Peretasan, Amankan WhatsApp dengan Fitur Rahasia Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×