kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Intip peluang ekspor rumput laut di tahun 2013


Rabu, 16 Januari 2013 / 16:19 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan bansos tambahan mulai cair akhir September sampai awal Oktober nanti. ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan ekspor rumput laut tumbuh 15% tahun ini dibandingkan tahun lalu sebesar US$ 200 juta. Meski demikian raihan ekspor itu juga tergantung produksi rumput laut.

Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) KKP Saut P Hutagalung mengatakan, ekspor rumput laut selama dua tahun terakhir cukup positif. "Dua tahun lalu masih sekitar US$ 160 juta," kata Saut, Rabu (16/13).

Saut bilang, bilang, mayoritas rumput laut yang diekspor adalah dalam bentuk mentah atau raw material. Penjualan terbesar adalah pasar China.

Sekadar catatan, Indonesia memiliki sumber daya plasma nutfah rumput laut kurang lebih 555 jenis. Potensi budidaya laut di Indonesia terbilang cukup besar, termasuk area untuk budidaya rumput laut yang diperkirakan mencapai 1.110.900 ha.

Saat ini, Indonesia menempatkan diri sebagai produsen rumput laut terbesar dunia dengan produksi 5,17 juta ton di tahun 2011. Oleh karena itu, di tahun 2014 Indonesia menargetkan produksi rumput laut basah sebanyak 10 juta ton atau dalam bentuk produksi kering sebanyak 1 juta ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×