kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.860   35,00   0,20%
  • IDX 6.479   77,43   1,21%
  • KOMPAS100 837   7,78   0,94%
  • LQ45 636   3,95   0,62%
  • ISSI 228   5,25   2,36%
  • IDX30 356   1,95   0,55%
  • IDXHIDIV20 432   2,00   0,47%
  • IDX80 96   0,80   0,84%
  • IDXV30 119   0,81   0,69%
  • IDXQ30 113   0,66   0,59%

Investasi di sektor digital dinilai bakal mendorong kinerja Telkom


Selasa, 11 Mei 2021 / 12:50 WIB
ILUSTRASI. Telkom Indonesia. 


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Strategi digitalisasi terbukti berhasil membuat Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 136,46 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 0,7 persen jika dibandingkan tahun 2019.

Selain itu laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perseroan tahun 2020 tercatat sejumlah Rp 72,08 triliun dengan laba bersih Rp 20,80 triliun. Di mana masing-masing tumbuh sebesar 11,2 persen dan 11,5 persen dibandingkan tahun 2019.

Baca Juga: Indosat (ISAT): Lonjakan trafik masa Lebaran dapat capai 15% dibanding hari normal

Sebelumnya, Analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat dan Henry Tedja dalam risetnya menyatakan kinerja Telkom sepanjang tahun lalu lebih baik dibandingkan ekspektasi mereka."Estimasi kami pertumbuhan laba Telkom hanya akan mencapai 8,1 persen. Namun ternyata bisa kembali tumbuh dua digit," kata Kresna dan Henry.

Keduanya juga menyebut Telkom memiliki arus kas dan neraca keuangan yang sehat sepanjang 2020. Kondisi yang menurut mereka memberikan angin segar bagi investor dari sisi pembagian dividen.

Selanjutnya: Ini alasan Telkomsel kembali tambah investasi di Gojek hingga Rp 4,4 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×