kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.845   43,00   0,26%
  • IDX 8.236   -54,69   -0,66%
  • KOMPAS100 1.164   -8,06   -0,69%
  • LQ45 836   -5,92   -0,70%
  • ISSI 295   -0,88   -0,30%
  • IDX30 435   -0,96   -0,22%
  • IDXHIDIV20 520   0,17   0,03%
  • IDX80 130   -0,90   -0,69%
  • IDXV30 143   0,75   0,53%
  • IDXQ30 141   -0,12   -0,09%

Investasi Industri Makanan dan Minuman Dipatok Rp 40 Triliun


Kamis, 11 Maret 2010 / 17:51 WIB
Investasi Industri Makanan dan Minuman Dipatok Rp 40 Triliun


Reporter: Herlina KD | Editor: Test Test

JAKARTA. Potensi investasi baru dan ekspansi atau perluasan usaha di industri makanan dan minuman tahun ini cukup besar. Berdasarkan roadmap yang dibuat Kementerian Perindustrian dan kamar Dagang dan Industri (KADIN) tahun ini potensi pertumbuhan investasi di sektor makanan dan minuman dipatok sebesar Rp 40 triliun.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Thomas Dharamawan memprediksikan proyeksi investasi sebesar ini bisa tercapai. Sebab, "Saat ini banyak investor asing yang tertarik untuk berinvestasi di Indonesia," ujar Thomas, Kamis (11/3).

Dia mencontohkan, beberapa investor asal Jepang saat ini tengah mengincar investasi di bidang makanan dan minuman, seperti industri susu, es krim, yogurt, dan roti. Nilai investasinya pun beragam, ada yang sekitar US$ 9 juta per satu investor. "Jadi kalau target sekitar Rp 40 triliun itu saya pikir bisa terpenuhi," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×