kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IPC Group layani ekspor produk pertanian senilai Rp 1,6 triliun


Selasa, 17 Agustus 2021 / 16:41 WIB
ILUSTRASI. Suasana aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (22/7/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Group berhasil layani ekspor hasil pertanian dan perkebunan dalam kegiatan Merdeka Ekspor 2021 melalui enam pelabuhan yang dikelola IPC Group dengan nilai ekspor sebesar Rp 1,6 triliun atau berkontribusi 22% dari total nilai ekspor keseluruhan sebesar Rp 7,29 triliun.  

Rincian nilai ekspor yang ditangani oleh IPC Group meliputi Pelabuhan Tanjung Priok melalui dermaga PT Jakarta International Container Terminal (JICT) sebesar Rp 435,1 miliar dan Pelabuhan Dwikora di Pontianak sebesar Rp 194,3 miliar.

Lalu Pelabuhan Boom Baru di Palembang sebesar Rp 138 miliar, Pelabuhan Panjang di Lampung Rp 666,9 miliar, Pelabuhan Teluk Bayur di Padang Rp 40 miliar serta Pelabuhan Talang Duku di Jambi sebesar Rp 141,8 miliar. 

Baca Juga: Yakin pertumbuhan ekonomi 2022 capai 5,5%, Apindo minta subsidi bunga dilanjutkan

EVP Sekretariat Perusahaan IPC Ali Mulyono menjelaskan, merdeka Ekspor 2021 merupakan kegiatan expo dan pelepasan ekspor secara serentak di 17 pintu pengeluaran di Indonesia yang diselenggarakan pada Sabtu (14/08) lalu.

"Kegiatan ini dilepas secara virtual oleh Presiden Joko Widodo sebagai momentum penguatan ekspor komoditas pertanian di Indonesia serta menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi," kata Ali dalam siaran pers, Senin (16/8).  

Ali juga mengatakan, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, IPC sebagai BUMN Kepelabuhanan terus berperan aktif untuk mendorong pemulihan perekonomian nasional, salah satunya melalui pelayanan ekspor komoditas hasil pertanian dan perkebunan yang mayoritas dikirim ke negara-negara di benua Asia, Eropa, Australia dan Amerika.

Selanjutnya: Ada pelonggaran di masa PPKM, pengusaha melihat ekonomi mulai bergairah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×