kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.690.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

ISOG Capai First Gas Lapangan Karamba, Siap Pasok Gas ke Kilang Balikpapan


Rabu, 24 Juni 2026 / 11:31 WIB
ISOG Capai First Gas Lapangan Karamba, Siap Pasok Gas ke Kilang Balikpapan
ILUSTRASI. Kilang Balikpapan Pertamina (Dok/Pertamina)


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Sino Oil and Gas (ISOG) mencapai gas pertama (first gas) dari Lapangan Karamba di Wilayah Kerja Wain PSC, onshore Kalimantan Timur. Gas yang diproduksikan akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan energi Kilang Unit V Balikpapan melalui kerja sama pemanfaatan infrastruktur dengan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Lapangan Karamba akan memulai produksi awal sebesar 4 juta standar kaki kubik gas per hari (MMscfd). Produksi dari lapangan ini ditargetkan meningkat hingga mencapai tingkat produksi stabil (plateau) sebesar 7,35 MMscfd pada kuartal IV-2026. 

Direktur Utama Indo Sino Oil and Gas, Tang Zhongfu mengatakan pencapaian tersebut menjadikan Karamba sebagai proyek gas pertama ISOG di Kalimantan Timur yang berhasil dikembangkan dengan skema fast-track development. “Pencapaian Gas Pertama Lapangan Karamba merupakan wujud komitmen ISOG  mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan sumber daya gas yang cepat, efisien, dan berkelanjutan," terang Tang melalui rilis yang disiarkan pada Rabu (24/6/2026).

Baca Juga: Harga Ayam Anjlok, Peternak Keluhkan Biaya Pakan

Lapangan Karamba memiliki cadangan gas sebesar 64,4 miliar kaki kubik (Bscf) berdasarkan kategori proven and probable reserves (2P). Pengembangan lapangan ini mencakup re-entry sumur KUD-1, pengeboran dua sumur pengembangan baru, pembangunan Central Processing Facility (CPF), pembangunan pipa gas sepanjang 16,3 kilometer, serta fasilitas pendukung lainnya.

Sebelum mencapai fase produksi, sumur KUD-1 berhasil mencatat hasil uji produksi yang menggembirakan dengan laju alir gas mencapai 9,5 MMscfd. Hasil tersebut menunjukkan potensi reservoir yang kuat dan menjadi dasar optimisme terhadap keberlanjutan produksi Lapangan Karamba dalam jangka panjang.

Proyek Karamba mulai memasuki tahap commissioning pada 17 Juni 2026 dan dijadwalkan onstream pada 24 Juni 2026. Pengembangan Karamba akan menjadi fondasi penting bagi pengembangan sumber daya gas di Kalimantan Timur, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga keseimbangan pasokan energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi dalam negeri. 

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengatakan bahwa proyek ini juga menjadi bukti sinergi antara kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), pemerintah, dan pemanfaatan infrastruktur eksisting mampu mempercepat monetisasi sumber daya migas serta meningkatkan efisiensi investasi. Djoko mengapresiasi ISOG atas capaian Gas Pertama Lapangan Karamba sesuai target yang telah ditetapkan.

“SKK Migas mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak sehingga Proyek Karamba dapat mencapai Gas Pertama dengan cepat dan selamat. Kami berharap produksi dari Lapangan Karamba dapat mencapai target dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan produksi gas nasional,” ujar Djoko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×